Archive for August, 2005

Muhammadiyah

Sunday, August 28th, 2005
  • PP Muhammadiyah Masa Da’wah 2005-2010

Muh Setelah dipilih oleh Muktamar PP Muhammadiyah telah melakukan kegiatan penting. Misalnya, membuat susunan PP Muhammadiyah, mentanfizkan Hasil Keputusan Muktamar ke-45 dan menetapkan badan pembantu, yaitu majelis, lembaga dan biro. Juga merancang tugas-tugas dan fungsi utama PP Muhammadiyah.

Susunan PP Muhammadiyah Periode 2005-2010 adalah sebagai berikut;

Penasehat: Prof Dr HM Amien Rais,MA, Prof Dr Ahmad Syafii Maarif,MA ,Prof drs H.Asmuni Abdurrahman, Prof Dr H Ismail Suny SH MCL dan Ustadz KH Abdurrahim Noor, MA.

Ketua Umum: Prof Dr HM Din Syamsuddin, MA.

Ketua-ketua: Prof drs H Abdul Malik Fadjar, M.Sc, Drs H Haedar Nashir Msi, Drs KH Muhammad Muqoddas Lc Mag, Dr H Yunahar Ilyas, LC, Mag, Prof Dr Bambang Sudibyo, dr H Sudibyo Markus dan KH.M Muchlas Abror.

Sekretaris Umum: Drs KH Abd Rosyad Sholeh

Sekretaris-sekretaris: Drs HA Dahlan Rais M Hum, Drs HM Goodwill Zubair

Bendahara Umum: Prof Dr H Zamroni

Bendahara: Prof Dr Fasichu Lisan Apt.

Susunan PP Muhammadiyah ini dilengkapi dengan 9 Majelis, 7 Lembaga dan 3 Biro. Yaitu Majelis Tarjih dan Tajdid, Majelis Tabligh dan Dakwah Khusus, Majelis Pendidikan Tinggi dan Litbang, Majelis Dikdasmen, Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan, Majelis Pendidikan Kader, Majelis Wakaf dan ZIS, Majelis Kesehatan dan Kesejateraan Masyarakat dan Majelis Pemberdayaan Masyarakat. Tujuh Lembaga yang ada di PP Muhammadiyah adalah Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik, Lemaga Kerjasama dan Hubungan Luar Negeri, Lembaga Seni Budaya, Lembaga Hukum dan HAM, Lembaga Lingkungan Hidup, Lembaga Pustaka dan Informasi dan Lembaga Pembina dan Pengawas Keuangan, Tiga Biro yang ada di PP dan melekat dengan Sekretaris dan Bendahara adalah Biro Organisasi, Biro Keuangan dan Biro Pengendalian Program. Bersama dengan Ketua Ortom, nantinya, Ketua Majelis dan Lembaga menjadi anggota ex oficio Pleno PP Muhammadiyah. Yaitu ikut mendatangi sidang-sidang Pleno PP Muhammadiyah.

Mengingat tantangan dan masalah yang dihadapi Muhammadiya makin berat maka menurut Ketua PP Muhammadiyah drs Haedar Nashir Msi, PP Muhammadiyah akan menjalankan tiga fungsi utama. Pertama, fungsi organisasi, yaitu melaksanakan semua keputusan Muktamar dan Tanwir. Jelas ini tidak dapat ditawar-tawar lagi. Kedua, fungsi strategis,menyangkut jawaban Muhammadiyah terhadap masalah keumatan, bebangsaan dan kemanusiaan global. Muhammadiyah makin dituntut untuk menjalankan fungsi strategis ini mengingat harapan umat Islam, bangsa Indonesia dan dunia global terhadap Muhammadiyah makin tinggi. Ketiga menjalankan fungsi pelayanan warga dan pimpinan Muhammadiyah di bawahnya. Misalnya, meresmikan amal-amal usaha Muhammadiyah, mendatangi da bersilaturahmi ke daerah-daerah.

Dalam waktu dekat PP Muhammadiyah juga akan merumuskan rencana strategisnya di Sawangan Jawa Barat.

Jam’iyah Syar’iyah

Friday, August 26th, 2005
  • Jam’iyah Syar’iyah*

Anak Jam’iyah Syar’iyah saya rasa bias menjadi alternatif model gerakan da’wah serta peran nya dalam ikut membangun ummat sehingga ummat islam bias tersantuni dan maju untuk tercapai badatun thoyyibatun wa robbun ghofur.Insyallah

Jam’iyah Syar’iyah li Ta’awun ‘Amilin Be Al Kitab Wa Al- Sunnah yaitu organisasi  bersadarkan syariah islam yang anggotanya dianjurkan tuk melaksakan Al Qur’an dan Al Sunnah.organisasi ini di rintis oleh Syaikh Mahmud Khitab Al Subky,seorang ulama kelahiran tahun 1858 M di kampung Subk Al Ahad Propinsi Manufiya Mesir.wafat tahun 7 juli 1933 dalam umur 75 tahun.

Organisasi ini menekuni dua bidang yang menurut ungakapan Dr. Muhammad Muhtar Al Mahdi ketua Jam’iyah Sya’iyah "Innaa lil Jam’iyah laha Janahani"- organisasi ini punya dua sayap-,yaitu

    1.Dakwah melelui mesjid-mesjid yang di bangun oleh Jam’iyah ini yang tersebar di         seluruh penjuru negri Mesir.

     2.’Amanl Sholih yang merupakan sentuhan langsung terhadap masalh real masyarakat dan ini termasuk sarana dakwah.      

   Diantara sebagian bidang Amal Sholih Jam’iyah Syar’iyah yang telah berjalan dengan baik seperti di bawah ini:

1.Kafalah Al Tifl Al Yatim

     Menyantuni anak anak yatim baik secara pendidikan agama mapun pendidikan umum  dengan membantu pasilitas perlengkapan sekolah,buku tulis,uang trasport serta kebutuhan seharihari berupa sembako.

     Sampai sekarang Jam’iyah berhasil menyantuni 500 ribu anak anak yatim di seluruh penjuru Mesir.betul belum semua anak anak yatim tersantuni.tapi dengan jumlah yang ratusan ribu ini insyalah masa depan anak anak yatim mengembirakan.

     Memberikan semangat untuk menikahi gadis gadis yatim…dengan memberikan bantuan alat alat rumah tangga mulai dari kompor gas,peralatan makan sampai tempat tidur dan perlengkapan nya.dengan seperti ini di harfkan para pemuda termotivasi untuk menikahi gadi gadis yatim.

     Sarana pelatihan keterampilan bagi janda-janda agar bisa mandiri sehingga dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari.

2.Membantu anak anak kurang mampu

     Anak anak yang orang tuanya kurang mampu jumlahnya cukup besar sehingga mendorong Jam’iyah untuk membantu mereka dengan bersekolah  serta membantu perlengkapan sekolah sampai uang traspot, uang saku dan pengawasan pendidikan mereka.ini sudah berjalan di 12 propinsi dan akan terus di kembangkan ke propinsi lainya di seluruh penjuru Mesir.

3.Kesehatan

    Biaya berobat yang cukup tinggi serta keterbatasan peralatan medis membuat rakyat miskin tersingkirkan.tidak jarang sebagian dari mereka wafat karean terlambat tertolong atau karena harus antri sesama pasen.misalnya untuk "cuci darah".sekali cuci darah membutuhkan biaya besar dan harus antri.disini Jam’iyah membantu mereka secara gratis dengan menyediakan 40 alat pencuci darah yang tersebar di Kairo dan sebagian propinsi.

   Begitu santunan terhadap bayi bayi yang lahir prematur dan membutuhkan inkubator,Jam’iyah membantu dengan 100 buah Inkubator secara gratis bagi kaum miskin dan anak anak yatim.

   Negri Mesir termasuk negara yang rakyatnya suka berderma dan ibadah sosilanya sangat tinggi.banyak mahasiswa dan mahsiswi asing terutama dari Asia Tenggara mendapat bantuan dari Jam’iyah ini. mulai dari sembako,tempat tinggal gratis,kursus,dan uang saku.semogga Allah Swt senantiasa menjadikan negri ini aman,makmur dan berkah atas derma rakyat nya amin..amin..

*Tulisan ini di ambil dari berbagia sumber serta pengamatan langsung ke markas Jam’iyah syar’iyah,semoga model gerakan dakwah seperti ini lebih berkembang di negara ngara muslim sehingga kaum muslimin merasakan nikmat berislam.amiin

fanatik Itu Berhala

Thursday, August 25th, 2005

Berhala itu bernama Fanatik’

Pecah Terlepas dari setuju atau tidaknya politik dalam Islam,disini saya sedikit singgung realitas yang berkembang sejak banyaknya partai dan terbatas pada partei yang ber asas islam serta yang bernuansa islam tapi,sebelumnya alangkah lebih baiknya saya jelaskan maksud tema di atas.untuk mengurangi salah faham. Maksud fanatik dalam tema di atas dengan memakai tanda kutif(‘)yaitu bukan fanatik terhadap agama islam karena fanatik terhadap agama islam itu mutlak harus.sebagaimana  dasarya “lakum di nukum waliya al din”(al kaafiruun.6).tetapi fanatik selain agama.bisa golongan,parpol,oraganisi, kesukuan., keturunan   dll.

Kemarin saya di ajak ngobrol oleh sala seorang yang baru saya kenal.awal-awalnya dia biasa kemudian dia bertanya kepada saya”akhi partai “P” yachh? Saya jawab “Saya partei “L’, dia jawab lagi “ Ane sedih(karena beda partei dengan Ane),dia kemudian cerita tentang partei nya banyak jargon-jargan agama yang dia kemukakan dengan sedikit emosional menjelekan yg lain.

saya sendiri ngak masalah perbedaan partai asalkan partai itu tidak merugikan pemilih-kaum muslimin-.tidak saling menjelekan dan tidak saling menjatuhkan.tapi bergandengan menciptakan ke damaiyan.apakah bedanya dengan partei tanpa ruh agama jika partei yg menyebut-paling tidak pengakuan dirinya-ber ruh islam tapi akhlak islam yaitu saling menghormati tidak di laksanakan.

Berhala sejak jaman dahulu memang beragam mulai dari yang terbuat dari batu dan kayu kayuan juga yang terbuat dari hati yang kotor.yang terbuat dari batu dan kayu biasanya berwujud semacam makhluk hidup dan menyembahnya. Yang terbuat dari hati yang kotor berupa fanatik kesukuan,kelompok-sekarang partai,oraganisasi,lembaga dan keturunan.

Sikap fanatik tidak hanya tumbuh dari kalangan awam yang tidak berpendidikan tapi dari kalangan terpelajar yang tiap saat bergaul dengan hitung hitungan real.angka, huruf-huruf dan teknologi.lebih bahaya mana dari kedua nya? Semua berbahaya karena akan meminggirkan al-din dan mengedepankan fanatk nya.tidak aneh jika kita saksikan konflik antar partei yang sama sama menyebut dirinya ber jiwa islami.konflik tidak terbatas pada tatan media akan tetap sudah pada tatan fisik.

Nah pertanyaan nya”bagaiamana solusi untuk meminimalkan tumbuhnya  "berhala" semacam ini?pertama ke ikhlasan jiwa untuk menerima perbedaan dalam rangka kebaikan.kedua menata ulang system kaderisasi dan pengelolaan kader suatu partei.ketiga materi pengalangan masa harus lebih mengedepankan ukhuwah islamiyah bukan ukhuwah dalam arti sempit terbatas pada golongan/partei sendiri.itu kira-kira yang mungkin untuk di lakukan.Fastabiquu al khairaat.Wallahu’alam

Suara Hati

Thursday, August 25th, 2005

Terkasih*
Bunga1 rerumputan tertitik embun, terbasah kehijauan
dedaunan terlambai, terdesau bayu
perasaan mengharu biru oleh kegalauan
aku terhanyut dalam rindu

damai dalam asa, setangkup duka mengurung
rasaku pada terkasih setinggi gunung
rasa terkasih padaku selaksa murung
aku tersekap dalam renung

wahai jiwa, biar terbuka segala resah
biar tersebar segala gelisah
tak tergapai tanganku meraih terkasih
tak menggapai terkasih meraih aku
cinta sepenuh bagi terkasih terlepas dari mata
cinta separuh dari terkasih tergenggam bagai pasir terburai satu-satu
aku terdiam dalam sekam, bisu

wahai jiwa, akukah yang menjauh dari terkasih
ataukah terkasih yang menjauh dari aku?
mengapa terbiar aku meratap di dekatnya
mengapa terlupa ia menangis di sampingku
terjelas segala kesakitan meski gembira
terlepas segala kebahagiaan meski berpadu

embun tertitik lagi dibalik rumput, basah terkesan hijau
bayu terdesau, dedaunan tak bergerak
perasaan mengharu biru bahkan ungu tercelup galau
aku tersungkur dalam retak, hatiku terserak

dia mencintaiku dalam derai nista
aku mengasihinya dalam belai dusta
cintaku dan dia lekang, terkata, tak terbaja
aku dan dia terbelenggu dalam dosa

wahai jiwa, adakah maksiat yang kupilih mau pergi
adakah noda yang kusimpan mau sirna
seluruh mayaku, nyataku bermohon untuk kembali
berazam menyisih luka membisikkan namaNya

biar terlingkup aku dalam ampunanNya
biar terselubung aku dalam ampunanNya
biar habis terganti dia dengan Dia

*Semoga Engkau Membacanya dan menikmatinya juga